— JAKARTA – PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), emiten yang bergerak di bidang alat berat, mengumumkan rencana pembagian dividen untuk tahun buku 2025. Total dividen yang akan dibagikan mencapai US$ 11,18 juta, atau setara dengan US$ 0,013319 per saham.

Berdasarkan asumsi kurs Jisdor pada 21 September 2026 yang berada di angka Rp 17.813 per dolar Amerika Serikat, potensi dividen per saham dalam mata uang rupiah diperkirakan mencapai Rp 237. Keputusan pembagian dividen ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 17 September 2026.

Jumlah dividen tersebut merepresentasikan 70% dari laba bersih yang berhasil diraih HEXA sepanjang tahun buku yang berakhir pada 31 Maret 2026. Pada periode tersebut, perusahaan mencatat laba bersih sebesar US$ 15,98 juta.

Pergerakan saham HEXA pada penutupan perdagangan Senin, 21 September 2026, terpantau melemah 0,49% ke level Rp 4.080. Sejak tanggal 16 September hingga penutupan kemarin, saham emiten ini secara konsisten ditutup di zona negatif. Dalam sepekan terakhir, saham Hexindo Adiperkasa mengalami penurunan signifikan sebesar 8,52%.

Dengan mempertimbangkan harga saham pada penutupan kemarin dan estimasi dividen per saham dalam rupiah, potensi yield dividen HEXA diperkirakan berada di kisaran 5,8%. Jadwal penting terkait dividen ini mencakup cum date di pasar reguler dan negosiasi pada 25 September 2026. Daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen akan ditetapkan pada 29 September pukul 16.00 WIB, dengan pembayaran dividen dijadwalkan pada 21 Oktober 2026.