DailyFX.ID — Layanan drive thru kini telah bertransformasi dari sekadar opsi pembelian makanan tanpa turun dari kendaraan menjadi bagian integral dari mobilitas dan kebiasaan masyarakat sehari-hari. Praktis dan efisien, layanan ini semakin diminati konsumen yang menghargai waktu.
Pergeseran kebiasaan ini tercermin dalam perayaan “National Drive Thru Day 2026” yang diselenggarakan oleh McDonald’s Indonesia. Acara ini diikuti oleh lebih dari 70.000 kendaraan di 271 restorannya yang tersebar di seluruh Indonesia. Di 10 lokasi terpilih, kegiatan ini turut diramaikan oleh lebih dari 770 peserta dari berbagai komunitas mobil, motor, dan sepeda, yang menunjukkan bagaimana layanan ini menjadi sarana pertemuan antar-konsumen dari beragam latar belakang.
Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia, Caroline Kurniadjaja, menyatakan bahwa acara ini merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan setia layanan drive thru. “National Drive Thru Day 2026 menjadi salah satu cara kami mensyukuri perjalanan yang telah dilalui bersama masyarakat. Kami bangga melihat layanan ini terus berkembang hingga menjadi bagian dari keseharian pelanggan,” ujarnya.
Kebiasaan yang Menguat Sejak Pandemi
Meskipun layanan drive thru bukan hal baru di Indonesia, popularitasnya meroket selama pandemi Covid-19. Pembatasan sosial dan kekhawatiran akan interaksi tatap muka mendorong peningkatan signifikan dalam penggunaan layanan ini. Data dari Youtap yang dikutip dalam “Tren Pariwisata 2021” oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menunjukkan transaksi drive thru melonjak hingga empat kali lipat dibandingkan kondisi normal selama pandemi. Faktor biaya pengiriman makanan juga turut mendorong konsumen untuk mengambil pesanan mereka sendiri.
Dalam perayaan “National Drive Thru Day” tahun ini, McDonald’s tidak hanya berfokus pada kecepatan transaksi, tetapi juga mengintegrasikan kegiatan komunitas. Di McDonald’s Artha Gading, misalnya, anggota komunitas VW Beetle dan komunitas motor PCX turut serta dalam konvoi bersama, mempererat interaksi antaranggota komunitas.
KH Aris Ni’matullah, Ketua Umum Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Buntet Pesantren Cirebon, yang turut hadir, mengapresiasi kontribusi perusahaan terhadap masyarakat. Ia berharap keterlibatan ini dapat meluas, tidak hanya sebatas hubungan antara restoran dan konsumen, tetapi juga mencakup penciptaan lapangan kerja, kemitraan dengan pemasok lokal, serta kegiatan komunitas yang berkelanjutan. “Semoga ke depannya makin banyak manfaat yang dihadirkan, tidak hanya melalui hidangan, tapi juga melalui kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di berbagai daerah, kemitraan dengan pemasok lokal, maupun kontribusi bagi lebih banyak komunitas,” harapnya.
Ikuti DailyFX.ID
