DailyFX.ID — Pemerintah telah memastikan bahwa kondisi di Kepulauan Seribu aman pascagempa bumi yang terjadi pada Sabtu (12/9/2026) pagi. Gempa dengan magnitudo 5,9 ini dilaporkan tidak menimbulkan dampak berarti terhadap warga maupun bangunan di wilayah tersebut.
Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu, Munawar, menyatakan bahwa gempa tersebut tidak memberikan dampak yang signifikan. “Kondisi pulau masih aman. Tidak ada dampak terasa gempa. Kebanyakan, hampir semua warga pulau tidak merasakan gempa secara langsung. Justru mengetahui gempa dari informasi media. Jadi, untuk wisatawan masih aman untuk berkunjung,” ujar Munawar di Jakarta, Minggu (13/9/2026).
Lurah Pulau Pari, Yusuf, juga mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait, termasuk pengurus RT/RW, TNI/Polri, untuk memantau kondisi pascagempa. “Warga tidak merasakan dampaknya dan kondisi lingkungan juga aman. Jadi, Kepulauan Seribu aman untuk dikunjungi, khususnya Kelurahan Pulau Pari,” katanya.
Berdasarkan keterangan tertulis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Seribu dan hasil pemantauan langsung di lapangan, aktivitas masyarakat terpantau berjalan normal dan kondusif. “Kondisi lapangan terpantau aman, tidak ada yang terdampak. Aktivitas warga berjalan kondusif,” demikian pernyataan resmi BPBD Kepulauan Seribu.
BPBD Kepulauan Seribu telah melakukan pemantauan di enam kelurahan. Hasilnya menunjukkan tidak ada kerusakan maupun warga yang terdampak gempa. Di Kelurahan Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, tidak terdeteksi adanya dampak gempa. Sementara di Kelurahan Pulau Panggang, sebagian warga dilaporkan merasakan getaran, namun tidak menimbulkan kerusakan.
Kondisi serupa dilaporkan dari Kelurahan Pulau Tidung yang tidak mengalami dampak. Di Kelurahan Pulau Pari, warga sempat merasakan getaran selama sekitar lima detik. Di Kelurahan Pulau Untung Jawa, sebagian warga juga merasakan getaran, namun tidak berdampak pada lingkungan maupun bangunan.
BPBD Kepulauan Seribu terus memantau perkembangan informasi gempa dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta BPBD Provinsi DKI Jakarta.
Sebelumnya, gempa bumi dengan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari. BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 04.23 WIB dengan pusat gempa berada pada koordinat 5,81 derajat Lintang Selatan dan 106,56 derajat Bujur Timur, atau sekitar enam kilometer tenggara Kepulauan Seribu. Gempa ini dinyatakan tidak berpotensi tsunami dan memiliki kedalaman 376 kilometer.
Ikuti DailyFX.ID
