DailyFX.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan signifikan sebesar 111,49 poin atau 1,7 persen, ditutup pada level 6.429,88 pada akhir sesi pertama perdagangan Senin (14/9/2026). Sepanjang sesi I, pergerakan IHSG terpantau bervariasi dalam rentang 6.420 hingga 6.543.
Dalam periode yang sama, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turut anjlok dan menduduki peringkat teratas dalam daftar saham yang paling banyak mengalami penurunan (top losers).
Data dari Bursa Efek Indonesia (IDX) mencatat bahwa sebanyak 17,23 miliar lembar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 8 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.192.569 transaksi.
Pada penutupan sesi I, tercatat 144 saham mengalami kenaikan harga, sementara 517 saham diperdagangkan menurun, dan 122 saham lainnya stagnan. Saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga tidak luput dari pelemahan, anjlok sebesar 1,05 persen.
Seluruh sektor saham dilaporkan melemah pada penutupan sesi I. Sektor barang baku memimpin pelemahan dengan ambles 2,99 persen, diikuti oleh sektor energi yang turun 2,94 persen, sektor infrastruktur 2,74 persen, sektor barang konsumsi non primer 2,09 persen, dan sektor transportasi 1,96 persen.
Sementara itu, mayoritas indeks saham di Asia pada sesi I justru menunjukkan penguatan. Indeks Shanghai (China) menguat 0,03 persen, Hang Seng (Hong Kong) naik 0,38 persen, dan Straits Times (Singapura) terkerek 0,14 persen. Namun, indeks Nikkei (Jepang) tercatat jatuh 0,97 persen.
Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengalami penurunan harga sebesar 12,29 persen ke level Rp 7.675. Sementara itu, saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) anjlok 11,13 persen ke Rp 10.975.
Saham-saham lain yang juga masuk dalam daftar top losers antara lain PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) yang jatuh 9,79 persen ke Rp 350, PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) turun 9,24 persen ke Rp 540, dan PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) terkoreksi 7,85 persen ke Rp 880.
Sebaliknya, empat saham berhasil melonjak hingga mencapai batas auto rejection atas (ARA) dan masuk dalam daftar top gainers. Keempat saham tersebut adalah PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) yang melonjak 34,93 persen menjadi Rp 197, dan PT Leyand International Tbk (LAPD) yang melejit 34,78 persen menjadi Rp 93.
Selanjutnya, saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melesat 25 persen menjadi Rp 4.650, dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik 25 persen menjadi Rp 6.225.
Ikuti DailyFX.ID
