— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada perdagangan sesi I, Senin (21/9/2026). IHSG tercatat terkoreksi 17,64 poin atau 0,27% ke posisi 6.423,51. Indeks bergerak dalam rentang 6.388 hingga 6.451 sepanjang sesi tersebut.

Di tengah pelemahan IHSG, sebanyak enam saham justru mampu memberikan keuntungan bagi investor dan masuk dalam jajaran saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers. Beberapa di antaranya bahkan menyentuh batas atas auto rejection (ARA).

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, total 14,28 miliar lembar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,74 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.057.781 transaksi.

Secara keseluruhan, terdapat 329 saham yang mengalami kenaikan harga, sementara 291 saham diperdagangkan menurun, dan 168 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 dilaporkan melemah 0,43%.

Mayoritas sektor saham juga terpantau melemah pada penutupan sesi I. Sektor infrastruktur memimpin pelemahan dengan ambruk 0,49%. Disusul oleh sektor barang konsumsi primer yang turun 0,35%, sektor keuangan 0,15%, sektor teknologi 0,12%, dan sektor kesehatan 0,03%.

Sementara itu, beberapa sektor mencatatkan penguatan, di antaranya sektor transportasi yang naik 1,41%, sektor properti 0,76%, sektor barang konsumsi non primer 0,55%, sektor perindustrian 0,52%, dan sektor energi 0,17%.

Perdagangan sesi I juga menunjukkan tren positif di pasar saham Asia. Indeks Shanghai (China) menguat 0,5%, Hang Seng (Hong Kong) naik 0,53%, dan Straits Times (Singapura) terkerek 0,19%. Indeks Nikkei (Jepang) tidak diperdagangkan karena libur.

Saham Top Gainers

Meski IHSG melemah, enam saham berhasil mencuri perhatian dengan lonjakan harga yang signifikan, menempatkan mereka di jajaran top gainers. Kenaikan harga saham-saham ini berkisar antara 20% hingga 29%.

PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) menjadi salah satu saham yang melesat hingga menyentuh batas atas auto rejection (ARA), dengan harga sahamnya melonjak 24,79% menjadi Rp 292.

Saham lain yang masuk daftar top gainers adalah PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) yang melesat 29,85% ke Rp 87, PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) yang terkerek 21,71% ke Rp 426, dan PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) yang naik 21,52% ke Rp 96.

Selanjutnya, saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) menunjukkan penguatan 20,69% ke Rp 210, dan PT Inter Delta Tbk (INTD) terkerek 20,33% ke Rp 296.

Sebaliknya, saham PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) mengalami penurunan tajam hingga menyentuh batas bawah auto rejection (ARB). KICI ambrol 14,77% menjadi Rp 300, sementara FORU jatuh 14,29% ke Rp 2.580, menjadikan keduanya sebagai saham top losers.