DailyFX.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah sebesar 73,5 poin atau 1,13% pada penutupan perdagangan Selasa (15/9/2026), mengakhiri sesi di level 6.461,1. Meskipun demikian, beberapa saham dalam indeks LQ45 menunjukkan penguatan. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memimpin dengan kenaikan 4,76%, diikuti oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang melonjak 4,53%.
Perdagangan hari ini juga diwarnai oleh empat saham yang mencapai Auto Rejection Atas (ARA), yaitu DEFI, CCSI, VOKS, dan ALKA. Saham-saham lain yang turut masuk dalam jajaran top gainers antara lain DEFI dan TRJA, dengan lonjakan harga berkisar antara 18% hingga 34%.
Secara keseluruhan, dari 330 saham yang menguat, terdapat 332 saham yang melemah dan 301 saham yang stagnan. Total nilai transaksi di bursa pada hari tersebut mencapai Rp 12,5 triliun.
Sektor kesehatan menjadi sektor dengan penguatan tertinggi pada penutupan pasar hari ini, mencapai 0,24%. Sektor infrastruktur menyusul dengan penguatan 0,17%, dan sektor barang konsumen non-primer sebesar 0,05%. Sebaliknya, pelemahan signifikan terjadi pada sektor perindustrian (-1,56%), sektor keuangan (-1,36%), sektor energi (-1,27%), dan sektor properti (-1,03%). Sektor transportasi, barang baku, barang konsumen primer, dan teknologi juga turut mengalami pelemahan.
Menurut Pilarmas Investindo Sekuritas, pergerakan IHSG masih dipengaruhi oleh sentimen global, khususnya perkembangan geopolitik yang kembali menekan pasar energi. Pelemahan mayoritas bursa regional Asia turut memberikan tekanan tambahan terhadap pasar saham domestik.
Situasi geopolitik di Timur Tengah dilaporkan kembali memanas. Pertemuan diplomatik antara Iran dan negara-negara Teluk Arab untuk membahas situasi di Selat Hormuz dilaporkan ditunda. Iran juga mengklaim sebuah kapal tanker super yang mencoba memasuki area terlarang di Hormuz meledak setelah menabrak ranjau.
Di pasar global, ekspektasi kenaikan suku bunga oleh The Fed menjadi perhatian. Pasar memperkirakan peluang sebesar 92% The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan mendatang, yang menambah beban bagi aset berisiko seperti saham.
Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada perombakan kabinet setelah Presiden Prabowo Subianto mengangkat Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Suahasil Nazara menekankan dua fungsi utama Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas. Ia menegaskan komitmen untuk mempertahankan defisit anggaran di bawah 3% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Cuan Besar di Tengah Pelemahan IHSG
Meskipun IHSG mengalami pelemahan pada hari ini, terdapat lima saham yang memberikan keuntungan signifikan dengan kenaikan harga mencapai 18% hingga 34% hanya dalam satu hari perdagangan. Saham-saham tersebut meliputi PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) yang melesat 34,9% ke level Rp 139, PT Communications Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) yang melonjak 24,8% ke Rp 442, dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS) yang naik 24,6% ke Rp 324.
Selain itu, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) juga mencatat kenaikan 18,8% menjadi Rp 7.400, dan PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) terangkat 18,8% ke Rp 145.
Di sisi lain, beberapa saham mengalami penurunan tajam. PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) longsor 14,8% ke Rp 430, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) ambles 13,2% ke Rp 288, dan PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) jatuh 10,07% ke Rp 625. Saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) terkoreksi 10% menjadi Rp 486, serta PT Leyand International Tbk (LAPD) melemah 9,6% ke Rp 84.
Ikuti DailyFX.ID
