DailyFX.ID — Lima berita ekonomi dan investasi paling populer hingga Kamis, 17 September 2026, menyoroti pergerakan signifikan di pasar modal. Investor.id melaporkan sejumlah perkembangan menarik, mulai dari lonjakan omzet emiten hingga prediksi pergerakan harga komoditas dan saham.
Emiten Rugi Berbalik Untung, Omzet Melejit 174%
PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) mencatat kinerja keuangan yang impresif pada semester I-2026. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 275,08 miliar, melesat hampir 174% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 100,42 miliar. Lebih lanjut, IRSX berhasil mencetak laba bersih Rp 7,97 miliar, berbanding terbalik dengan kerugian bersih Rp 1,58 miliar pada semester I-2025. Direktur Folago Global Nusantara (IRSX), Charlie, akan menjelaskan lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mendorong peningkatan performa ini.
Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) Jumat 18 September 2026
Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) diprediksi akan bergerak fluktuatif pada Jumat, 18 September 2026. Berdasarkan data Logam Mulia, harga emas Antam hari ini mengalami kenaikan tipis Rp 5.000 menjadi Rp 2.598.000 per gram. Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memprediksi kemungkinan pelemahan harga emas Antam (ANTM) akan terus berlanjut menuju level tertentu.
Saham Melejit 156% Masuk Radar UMA
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti pergerakan Unusual Market Activity (UMA) pada saham PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) pada Kamis, 17 September 2026. Saham MGNA tercatat mengalami lonjakan signifikan sebesar 156,5% dalam sebulan terakhir, dan naik 2,42% sejak awal tahun, sehingga masuk dalam pantauan ketat BEI.
BRI (BBRI) Keluar dari Bayang-Bayang
Prospek saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) kembali menguat, terutama didorong oleh pemulihan kualitas aset. Hal ini membuka peluang bagi masuknya kembali dana investor asing ke saham BBRI. Pluang Maju Sekuritas menilai bahwa tekanan pada kualitas aset yang sempat membebani BRI selama dua tahun terakhir kini mereda, seiring dengan perbaikan pada kredit mikro dan penurunan biaya kredit. Pluang Maju Sekuritas merekomendasikan buy saham BBRI dengan target harga tertentu dalam 12 bulan ke depan, didukung oleh kombinasi pemulihan kualitas aset dan potensi masuknya dana investor asing.
The Fed Naikkan Suku Bunga, Harga Emas Langsung Terkapar!
Harga emas dunia mengalami penurunan pada perdagangan Rabu, 16 September 2026, setelah The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga acuan dan memberikan sinyal kenaikan lanjutan dalam beberapa bulan mendatang. Keputusan tersebut, seperti dilaporkan Reuters, mendorong penguatan dolar AS dan mengurangi daya tarik emas sebagai aset investasi yang tidak memberikan imbal hasil. Harga emas spot ditutup turun 0,7%, padahal sebelumnya sempat melonjak lebih dari 1% hingga menyentuh US$ 4.365,57 per ons troi.
Ikuti DailyFX.ID
