— PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menunjukkan pemulihan kinerja yang signifikan pada paruh pertama tahun 2026, dengan potensi imbal hasil saham yang diperkirakan mencapai 50%.

Perusahaan mencetak laba bersih sebesar US$ 504 juta pada semester I-2026, sebuah pembalikan positif dari kerugian US$ 146 juta yang tercatat pada periode yang sama tahun sebelumnya.

“Capaian laba AMMN pada semester I-2026 juga melampaui perkiraan Samuel Sekuritas Indonesia dan konsensus pasar. Realisasi tersebut masing-masing mencapai 56,1% dan 53,6% di atas estimasi,” tulis Samuel Sekuritas Indonesia dalam catatannya, Senin (21/9/2026).

Hasil kinerja AMMN pada kuartal II-2026 mengonfirmasi berlanjutnya proses pemulihan perusahaan. Penjualan bersih AMMN pada periode tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat secara kuartalan menjadi US$ 1,24 miliar.

Angka ini tumbuh 54,1% dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter on quarter/qoq), serta melonjak 589,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Peningkatan penjualan didorong oleh kembalinya aktivitas ekspor konsentrat serta kenaikan kadar bijih dari Fase 8. Kadar tembaga meningkat menjadi 0,52% dari sebelumnya 0,33% pada semester I-2025.

Kadar emas AMMN juga mengalami kenaikan menjadi 0,65 gram per ton (g/t) dari 0,14 g/t. “Peningkatan kualitas bijih tersebut turut mendukung pemulihan produksi AMMN,” jelas Samuel Sekuritas.

Manajemen Amman Mineral telah merevisi naik panduan produksi emas dalam konsentrat untuk tahun 2026 sebesar 34% menjadi 775 ribu ons (kiloz ounces/koz).

AMMN juga memperkenalkan panduan produksi katoda tembaga sebesar 130 ribu ton dan emas murni sebesar 350 ribu ons. Proyeksi ini sejalan dengan fasilitas smelter dan Precious Metal Refinery (PMR), yaitu fasilitas pemurnian logam mulia, yang mendekati kapasitas desainnya.

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor positif tersebut, Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy untuk saham AMMN dengan target harga baru sebesar Rp 7.000. Target harga ini mengindikasikan potensi imbal hasil saham AMMN yang mencapai 50,2%.