— JAKARTA – Investor pasar modal Lo Kheng Hong akan hadir dalam forum bisnis di Bali untuk membagikan strategi investasi jangka panjangnya. Acara bertajuk “AMA Indonesia Conference 2026 – Executive Business Forum” ini akan digelar di Bali pada 2 Oktober 2026, dengan tema utama “From Management to Wealth Creation”.

Dalam forum tersebut, Lo Kheng Hong, yang dikenal dengan pendekatan value investing, akan berbagi pengalaman selama lebih dari 30 tahun berinvestasi di Bursa Efek Indonesia. Ia menekankan pentingnya memilih saham perusahaan dengan fundamental bisnis yang kuat, laporan keuangan yang sehat, manajemen berkualitas, serta valuasi yang menarik.

Pendekatan ini terbukti ampuh dalam menghadapi berbagai gejolak pasar, termasuk krisis moneter 1998, krisis finansial global 2008, hingga pandemi Covid-19 pada 2020. Saat pasar bergejolak, Lo Kheng Hong cenderung mencari perusahaan berkualitas yang diperdagangkan di bawah nilai wajarnya, sesuai dengan prinsipnya yang terkenal, “Beli Mercy Harga Bajaj”.

Lo Kheng Hong memulai kariernya di pasar modal pada 1989 saat masih bekerja di bank, sebelum akhirnya memutuskan menjadi investor penuh waktu pada 1996. Ia berjanji akan membagikan wawasan dan kebijaksanaan terkait penciptaan kekayaan melalui pasar modal kepada seluruh peserta forum.

Selain diskusi investasi, konferensi yang berlokasi di Prime Plaza Sanur ini juga akan membahas berbagai topik manajemen perusahaan, kepemimpinan, sumber daya manusia, kewirausahaan, perbankan, infrastruktur, hingga strategi penciptaan nilai perusahaan (enterprise value). Penyelenggara bertujuan mengangkat gagasan bahwa pengelolaan bisnis tidak hanya untuk keberlangsungan, tetapi juga untuk pertumbuhan nilai yang berkelanjutan.

Forum ini menargetkan sekitar 500 peserta dari kalangan pemilik usaha, pengusaha, investor, profesional, eksekutif, akademisi, dan pengambil keputusan. Sejumlah tokoh lain yang dijadwalkan menjadi pembicara antara lain Ketua Dewan Pembina AMA Indonesia Burhanuddin Abdullah, anggota Dewan Pembina AMA Indonesia Arief Yahya, Ketua Umum AMA Indonesia Alex Denni, dan pendiri Krisna Holding Company I Gusti Ngurah Anom (Ajik Krisna).

Nama-nama lain yang akan hadir sebagai pembicara termasuk Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen PT Pertamina Hulu Energi Denny Januar Ali dan akademisi sekaligus praktisi keuangan Eman Sumirat. Beberapa pembicara lain masih dalam tahap konfirmasi, seperti COO Danantara Indonesia Donny Oskaria, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono, dan Direktur Keuangan dan SDM Peruri Fajar Rizky Lucky.

Pelaksanaan konferensi dijadwalkan mulai pukul 14.00 WITA, dengan registrasi peserta dibuka mulai pukul 13.00 WITA. Harga tiket ditetapkan sebesar Rp850.000, yang mencakup gala dinner, seminar kit, dan sesi networking.