— JAKARTA – Rebalancing indeks MSCI dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026 waktu setempat, atau sekitar pukul 04.00 WIB pada 13 Agustus. Perubahan yang diterapkan akan mulai berlaku efektif pada 31 Agustus 2026.

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) dalam catatannya yang dikutip pada Rabu (12/8/2026) menyatakan, “Sejak 7 Juli sudah dikonfirmasi tidak ada saham RI baru masuk indeks, FIF/NOS freeze dan larangan upgrade Small Cap ke Standard tetap berlaku.”

BRIDS mengungkapkan bahwa komunikasi terakhir dengan MSCI dilakukan dua minggu lalu. Pihak MSCI mengakui adanya progres transparansi dari Indonesia dan akan menggunakan data publik tersebut sebagai dasar kalkulasi indeks di masa mendatang. Namun, hal ini belum menjadi jaminan pencabutan status freeze.

Menurut analisis BRIDS, terdapat beberapa saham yang berisiko mengalami perubahan klasifikasi. CPIN berisiko turun kelas ke kategori Small Cap, sementara GOTO menghadapi risiko full deletion akibat likuiditas yang kering dan harga yang menyentuh floor Rp 50. FILM juga terancam keluar dari Small Cap index karena isu HSC.

“Fokus utama bukan addition/deletion konstituen, tapi arah kebijakan FIF/NOS. Skenario dasar kami adalah freeze akan tetap bertahan pada Agustus ini, pelonggaran substantif baru mungkin muncul di Market Accessibility Review berikutnya,” pungkas BRIDS.