DailyFX.ID — PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), emiten yang terafiliasi dengan Sinar Mas, dilaporkan mencetak lonjakan laba bersih sebesar 816% pada kuartal II-2026, mencapai US$216 juta. Pertumbuhan signifikan ini ditopang oleh keuntungan kurs senilai US$146 juta, yang diperkirakan akan menjadi katalis positif bagi pergerakan saham INKP menuju target harga yang dipatok tinggi.
Meskipun demikian, riset yang dilakukan oleh Sucor Sekuritas menunjukkan bahwa jika keuntungan kurs dikecualikan, laba bersih inti INKP tercatat sebesar US$70 juta, mengalami penurunan 40% secara kuartalan. Margin laba kotor juga terpantau mengalami penurunan dari 35% menjadi 29%, seiring dengan adanya kenaikan biaya bahan baku.
“Pada semester I-2026, laba bersih INKP telah mencapai US$372 juta, yang setara dengan 38% dari proyeksi untuk setahun penuh. Sementara itu, pendapatan perusahaan tumbuh sebesar 9% menjadi US$1,7 miliar,” demikian kutipan dari riset Sucor Sekuritas yang dirilis pada Selasa (11/8/2026).
Sucor Sekuritas memutuskan untuk mempertahankan proyeksi kinerja keuangan INKP untuk tahun 2026. Keputusan ini didukung oleh rencana penambahan kapasitas produksi baru yang diperkirakan mencapai 2,4 juta ton per tahun.
Rekomendasi dan Target Harga Saham INKP
Sucor Sekuritas mempertahankan rekomendasi ‘buy’ untuk saham INKP dengan menetapkan target harga sebesar Rp20.100. Angka ini setara dengan Price to Earnings Ratio (PER) tahun 2027 sebesar 9,8 kali. Potensi keuntungan yang dapat diraih investor diprediksi mencapai 142%, jika dibandingkan dengan harga terakhir saham di level Rp8.275.
“Pencapaian target harga tersebut akan didukung oleh pertumbuhan rata-rata tahunan (CAGR) laba bersih sebesar 19% hingga tahun 2028,” tulis Sucor Sekuritas dalam risetnya.
Sepanjang tahun 2026, saham INKP tercatat mencapai level tertinggi di Rp12.000, sementara posisi terendahnya berada di Rp6.500.
Ikuti DailyFX.ID
