— JAKARTA – Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 774,8 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/8/2026). Namun, asing bermanuver dengan melakukan aksi beli di saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Berdasarkan data yang dihimpun, asing mencatatkan net buy saham BBRI senilai Rp 61,3 miliar, jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volume pembelian saham emiten perbankan tersebut mencapai 19,9 juta saham.

Aksi beli oleh investor asing ini terjadi di pasar reguler saat harga saham BBRI terpantau melemah. Hingga berita ini ditayangkan, saham BBRI tercatat melemah 0,32% ke level Rp 3.080. Dalam sebulan terakhir, saham BBRI telah menguat 10,3%. Namun, jika dihitung secara year to date (ytd), saham BBRI masih mengalami penurunan sebesar 15,8%.

Data Bursa Efek Indonesia (IDX) mengungkap, sebanyak 87 juta saham BBRI telah ditransaksikan. Frekuensi transaksi mencapai 14,3 ribu kali dengan nilai transaksi yang dibukukan sebesar Rp 268,2 miliar.

Perdagangan kali ini berbalik dari kondisi pada hari sebelumnya, Senin (10/8/2026), di mana saham BBRI banyak dilepas oleh investor asing atau mencatatkan net sell mencapai Rp 57,9 miliar.

CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatan risetnya untuk perdagangan Selasa (11/8/2026) memprediksi target terdekat saham BBRI berada di rentang harga Rp 3.137 hingga Rp 3.183.

Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia menyatakan bahwa harga saham BBRI memiliki area support yang kuat di level Rp 3.043 hingga Rp 3.067.