DailyFX.ID — JAKARTA – PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) diperkirakan akan mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 73% hingga mencapai Rp1,3 triliun pada tahun ini. Pendapatan perseroan juga diprediksi meningkat 64% menjadi Rp2,1 triliun. Kinerja positif ini diharapkan menjadi katalis penguatan saham DMAS, yang merupakan bagian dari Grup Sinar Mas.
Berdasarkan riset yang diterbitkan oleh BCA Sekuritas, tanda-tanda pemulihan kinerja DMAS telah terlihat sejak paruh pertama tahun 2026. Hal ini didukung oleh strategi DMAS dalam menyediakan kluster khusus untuk bisnis pusat data (data center) di kawasan industri Greenland International Industrial Center, yang berlokasi di Kota Deltamas, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
“Strategi ini terbukti mampu menopang penjualan lahan. Ke depan, perseroan berencana untuk menambah cadangan lahan, yang akan semakin memperkuat prospek bisnisnya,” demikian tertulis dalam riset BCA Sekuritas, dikutip Senin (21/9/2026).
BCA Sekuritas memproyeksikan penjualan lahan industri di wilayah Jabodetabek akan kembali normal pada tahun 2026, mencapai 275 hektare (ha). Para pelaku industri terus berupaya menambah cadangan lahan guna menangkap peluang bisnis pusat data yang didorong oleh perkembangan pesat sektor kecerdasan buatan (AI).
Rekomendasi dan Target Harga
BCA Sekuritas merekomendasikan untuk melakukan pembelian saham DMAS dengan menetapkan target harga Rp255. Angka ini mencerminkan potensi kenaikan sebesar 30% dari harga saham pada saat riset dilakukan. Target harga tersebut memperhitungkan diskon RNAV sebesar 25% dan rasio P/E (Price to Earnings) sebesar 8,9 kali.
Diskon yang diberikan sudah mencakup dividen yang menarik, neraca keuangan yang sehat tanpa utang, serta potensi akuisisi lahan di masa mendatang. Harga rata-rata lahan yang dikelola DMAS ditetapkan sebesar Rp3,8 juta per meter persegi (m2).
Manajemen DMAS mengindikasikan adanya rencana akuisisi lahan dalam kurun waktu 12 hingga 24 bulan ke depan, meskipun detail mengenai hal ini belum diinformasikan secara spesifik.
Ikuti DailyFX.ID
