— JAKARTA – Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) kembali menarik perhatian pelaku pasar. KB Valbury Sekuritas merekomendasikan investor untuk melakukan trading buy saham BBRI dengan entry price di kisaran Rp 3.070-3.130. Target harga trading harian ditetapkan di Rp 3.160.

Secara teknikal, level resistance saham BBRI berada di Rp 3.160, sementara level support di Rp 3.070. KB Valbury Sekuritas menyarankan untuk waspada jika harga menembus Rp 3.070 dan melakukan stop loss di level Rp 2.980.

Dalam sepekan terakhir, periode 3-7 Agustus 2026, investor asing tercatat memborong saham BBRI dengan net buy sebesar Rp 559 miliar. Hal ini berbanding terbalik dengan pekan sebelumnya, 27-31 Juli 2026, di mana asing mencatatkan net sell Rp 36 miliar.

Pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026, saham BBRI menguat 2,9% ke level Rp 3.130. Sepanjang pekan, BBRI telah menguat 2,9%, dan dalam sebulan melonjak 12,19%. Namun, secara year to date (ytd), BBRI masih tercatat anjlok 14,4%.

Untuk jangka menengah, KB Valbury Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy saham BBRI dengan target harga berbasis Gordon Growth Model (GGM) sebesar Rp 4.010. Target harga ini setara dengan price to book value (P/B) 1,8 kali untuk proyeksi 2026. Saat ini, saham BBRI diperdagangkan pada valuasi yang dinilai sangat murah.

Potensi katalis positif bagi saham BBRI antara lain pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dari ekspektasi dan penyesuaian ulang imbal hasil kredit secara moderat. Hal ini diharapkan dapat membantu net interest margin (NIM) melampaui panduan 2026.

Di sisi lain, JP Morgan juga mulai memandang positif saham BBRI setelah melihat adanya perbaikan signifikan. JP Morgan merekomendasikan upgrade saham BBRI dengan target harga moderat.

Berdasarkan riset JP Morgan, BBRI memiliki bisnis kuat di kredit mikro yang berkontribusi pada profitabilitas besar. Meskipun sempat mengalami pemburukan aset yang menghambat profitabilitas, kini masalah tersebut mulai diperbaiki seiring perbaikan internal dan program pemerintah yang menyasar masyarakat bawah.

JP Morgan memprediksi konsensus pasar akan segera merevisi proyeksi kinerja keuangan BBRI. Valuasi BBRI yang masih murah diprediksi menjadi katalis kuat bagi reli saham BBRI.

JP Morgan meng-upgrade saham BBRI menjadi overweight dengan target harga Rp 3.400. Target harga ini didasarkan pada PBV wajar 1,2 kali dengan ROE 17,4%, risk free rate 7%, biaya modal 15,4%, dan terminal growth rate 7%.