— Perdagangan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada Rabu (12/8/2026) ditutup dengan kenaikan 3,93% ke level Rp 185. Emiten Grup Bakrie dan Salim ini mencatatkan transaksi sebanyak 2,57 miliar saham dengan frekuensi 37.981 kali, menghasilkan nilai transaksi total Rp 468,24 miliar. Investor asing menunjukkan minat beli kembali, mencatatkan net buy senilai Rp 27,93 miliar pada saham BUMI.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan hari sebelumnya, Selasa (11/8/2026), di mana saham BUMI sempat anjlok 4,81% dengan catatan net sell dari investor asing sebesar Rp 23,75 miliar. Namun, secara keseluruhan, saham Bumi Resources tetap berada dalam posisi aman di dalam MSCI Global Small Cap Index Indonesia.

Kepastian ini didapat setelah pengumuman hasil tinjauan indeks MSCI untuk periode Agustus 2026. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tidak termasuk dalam daftar emiten yang dikeluarkan dari indeks tersebut. MSCI Global Small Cap Index Indonesia hanya mengeluarkan sembilan emiten dari perhitungan indeksnya.

Kesembilan emiten yang dikeluarkan tersebut meliputi Bank Jago (ARTO), Bukalapak.com (BUKA), Essa Industries Indonesia (ESSA), MD Entertainment (FILM), Medikaloka Hermina (HEAL), MNC Tourism Indonesia (KPIG), Raharja Energi Cepu (RATU), Semen Indonesia (SMGR), dan Transcoal Pacific (TCPI). Sementara itu, MSCI juga mengumumkan penambahan saham Charoen Pokphan Indonesia (CPIN) ke dalam kategori Small Cap, yang sebelumnya berada di Global Standard.