DailyFX.ID — JAKARTA – Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencatatkan perubahan arah signifikan dengan adanya aksi beli bersih oleh investor asing senilai Rp 16,47 miliar pada perdagangan Jumat, 11 September 2026. Perubahan ini terjadi setelah emiten Grup Sinar Mas tersebut secara konsisten membukukan aksi jual bersih oleh investor asing sejak 4 hingga 10 September.
Meskipun mendapat perhatian dari investor asing pada Jumat pekan lalu, harga saham Dian Swastatika Sentosa ditutup melemah 0,90%. Dalam sepekan terakhir, saham berkode DSSA tercatat mengalami penurunan 6,78%, dengan total aksi jual bersih investor asing mencapai Rp 115,33 miliar.
Perubahan sentimen pasar terhadap saham DSSA terjadi pasca perseroan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Kamis. Rapat tersebut dilaksanakan pada pukul 14.48 WIB hingga 15.14 WIB di Grand On Thamrin Ballroom Hotel Pullman Jakarta.
Perubahan Struktur Dewan Komisaris dan Direksi
Dalam risalah rapat RUPSLB, terungkap dua agenda utama. Pada agenda kedua, pemegang saham menyetujui penerimaan pengunduran diri Franky Oesman Widjaja dari jabatannya sebagai presiden komisaris. Ia juga diberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya atas tindakannya selama periode 1 Januari 2026 hingga tanggal rapat, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku dan tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian.
Franky Oesman Widjaja tercatat sebagai salah satu penerima manfaat akhir dari Dian Swastatika Sentosa dan merupakan tokoh penting di Grup Sinar Mas.
Selain itu, RUPSLB juga menyetujui pengunduran diri David Fernando Audy sebagai direktur perseroan, dengan persetujuan serupa mengenai pelunasan dan pembebasan tanggung jawab. Selanjutnya, David Fernando Audy diangkat menjadi presiden komisaris perseroan, dengan masa jabatan mengikuti anggota dewan komisaris lainnya.
RUPSLB kemudian menetapkan susunan anggota dewan komisaris dan direksi yang baru:
Dewan Komisaris
- David Fernando Audy sebagai Presiden Komisaris
- Handhianto Suryo Kentjono, Ph.D., sebagai Komisaris
- Dr.-Ing. Evita Herawati Legowo sebagai Komisaris Independen
- Dr. Robert Arthur Simanjuntak sebagai Komisaris Independen
- Ir. F.X. Sutijastoto, M.A. sebagai Komisaris Independen
- Dr. Hendrikus Passagi, S.Sos, S.H., M.H., M.Sc., sebagai Komisaris Independen
Direksi
- Lay Krisnan Cahya sebagai Presiden Direktur
- Lokita Prasetya sebagai Wakil Presiden Direktur
- Marlo Budiman sebagai Wakil Presiden Direktur
- Hermawan Tarjono sebagai Direktur
- Daniel Cahya sebagai Direktur
- Alex Sutanto sebagai Direktur
- Mona Angelique Susanto sebagai Direktur
Pengurangan Modal Melalui Penarikan Saham
Pada agenda pertama, RUPSLB DSSA menyetujui dilakukannya pengurangan modal perseroan melalui mekanisme penarikan kembali saham hasil pembelian kembali. Persetujuan ini juga mencakup perubahan pada Pasal 4 ayat (1) dan (2) Anggaran Dasar Perseroan.
Perubahan tersebut meliputi:
- Modal dasar perseroan berkurang dari Rp 600 miliar menjadi Rp 596 miliar, yang terbagi atas 596 miliar saham.
- Modal ditempatkan dan disetor perseroan berkurang dari Rp 192,638 miliar menjadi Rp 188,785 miliar. Pengurangan ini dilakukan dengan menarik kembali 3,852 miliar saham, senilai Rp 3,852 miliar.
Ikuti DailyFX.ID
