DailyFX.ID — Saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menjadi sorotan pasar berkat lonjakan kinerja yang signifikan, mampu bangkit hampir 150% dalam periode satu tahun terakhir. Pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026, saham emiten rokok terkemuka ini melonjak 5,46% ke level Rp 21.725, bahkan sempat menyentuh harga tertingginya dalam setahun terakhir di Rp 21.800.
Perdagangan saham GGRM pada hari itu mencatat volume 2,86 juta saham dengan frekuensi 4.230 kali, menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp 61,27 miliar. Menariknya, investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp 24,73 miliar pada saham ini.
Dalam sebulan terakhir, saham Gudang Garam telah melesat 37,50%, dengan aksi beli bersih asing yang terus mengalir sebesar Rp 281,76 miliar. Kinerja positif ini menegaskan kembali posisi Gudang Garam sebagai salah satu industri rokok terkemuka di Indonesia.
PT Gudang Garam Tbk didirikan pada tahun 1958 di Kediri, Jawa Timur. Selama puluhan tahun, perusahaan ini telah membangun reputasi global sebagai produsen rokok kretek berkualitas tinggi. Rangkaian produknya sangat beragam, meliputi sigaret kretek klobot (SKL), sigaret kretek linting-tangan (SKT), hingga sigaret kretek linting-mesin (SKM).
Empat individu yang menerima manfaat akhir dari Gudang Garam adalah Juni Setiawati Wonowidjojo, yang menjabat sebagai komisaris utama perseroan. Selain itu, Susilo Wonowidjojo memegang posisi direktur utama GGRM, didampingi oleh Sigid Sumargo Wonowidjojo dan Sumarto Wonowidjojo.
Di jajaran direksi, terdapat nama Indra Gunawan Wonowidjojo yang saat ini menduduki posisi wakil presiden direktur perseroan. Berdasarkan laporan tahunan Gudang Garam 2025, Indra Gunawan yang berusia 39 tahun diangkat pada 30 Juni 2022. Sebelumnya, ia berkarier di perusahaan sebagai kepala direktorat pemasaran sejak 2013 hingga 2022, dan memulai perjalanan kariernya di Gudang Garam pada 2012 sebagai asisten presiden direktur – sekretariat direksi. Ia menempuh pendidikan teknik kimia di Santa Monica College, Amerika Serikat.
Laporan tahunan GGRM juga mencatat adanya hubungan afiliasi antara Indra Gunawan Wonowidjojo dengan Susilo Wonowidjojo. Berbagai sumber mengindikasikan bahwa Indra merupakan putra dari Susilo Wonowidjojo, menunjukkan adanya kesinambungan kepemimpinan dalam dinasti bisnis rokok legendaris ini.
Ikuti DailyFX.ID
