DailyFX.ID — JAKARTA – Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat penguatan sepanjang pekan lalu, periode 14-18 September 2026, dengan kenaikan 2,30% ke level Rp 26.700. Namun, data menunjukkan investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell) sejak 9 September 2026 hingga penutupan pekan lalu, dengan total akumulasi mencapai Rp 112,99 miliar.
Dari sisi valuasi, saham ITMG diperdagangkan pada rasio price to book value (PBV) 0,89 kali, yang mengindikasikan harga pasar saham lebih rendah dari nilai bukunya. Sementara itu, rasio price earning ratio (PER) emiten batu bara ini berada di angka 8,27 kali (tahunan).
Analis BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menilai bahwa harga saham ITMG masih berada dalam tren naik (uptrend) di atas rata-rata pergerakan 20 hari (MA20) di level 26.054. Saham ini membentuk konsolidasi yang sehat pasca kenaikan, dengan level support di kisaran Rp 26.000–Rp 26.200.
“Selama area tersebut bertahan, peluang bullish continuation menuju target Rp 26.950 dan Rp 27.650 terbuka lebar,” jelas BRIDS dalam ulasannya pada Senin (21/9/2026).
BRIDS menambahkan bahwa sentimen positif bagi ITMG adalah penerimaan revisi rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2026 yang diajukan pada bulan sebelumnya. Dengan revisi ini, kuota produksi grup ITMG kini menjadi 23 juta ton.
Ikuti DailyFX.ID
