DailyFX.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan yang cenderung stagnan pada sejam pertama perdagangan Rabu (19/8/2026), ditutup turun tipis 6,84 poin atau 0,11% ke level 6.442,98. IHSG hari ini berfluktuasi dalam rentang 6.373 hingga 6.490.
Di tengah kondisi tersebut, beberapa saham unggulan justru mencatatkan kenaikan tajam, memimpin daftar saham-saham dengan perolehan keuntungan tertinggi atau top gainers. Kenaikan harga saham ini berkisar antara 9% hingga 22%.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 12,07 miliar lembar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,29 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 741.491 kali transaksi.
Secara keseluruhan, terdapat 236 saham yang mengalami kenaikan, sementara 310 saham diperdagangkan menurun, dan 229 saham lainnya stagnan. Saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 terpantau naik tipis sebesar 0,09%.
Pergerakan indeks saham di Asia pada sejam perdagangan IHSG mayoritas juga menunjukkan tren negatif. Indeks Shanghai (China) anjlok 1,68%, Nikkei (Jepang) ambles 2,57%, dan Straits Times (Singapura) turun 0,41%. Sementara itu, Hang Seng (Hong Kong) berhasil menguat tipis 0,13%.
Saham-Saham Top Gainers
Di tengah fluktuasi pasar, beberapa saham berhasil mencuri perhatian dengan kenaikan harga yang signifikan. PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX) memimpin daftar top gainers dengan lonjakan harga 22% ke level Rp 488. Diikuti oleh PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) yang melesat 17,52% menjadi Rp 161, dan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) yang menguat 13,86% ke Rp 189.
Saham lain yang turut mencatatkan kenaikan adalah PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) yang meningkat 11,72% ke Rp 286, serta PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang menanjak 9,29% ke Rp 494.
Saham Top Losers
Sebaliknya, saham PT Bersama Menuju Puncak Tbk (BAIK) mengalami penurunan drastis hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB), menjadikannya saham dengan penurunan terbesar atau top loser. Harga saham BAIK ambles 14,46% menjadi Rp 284.
Saham-saham lain yang masuk dalam daftar top losers antara lain PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) yang anjlok 12,45% ke Rp 464, PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) turun 11,44% ke Rp 2.710, PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) yang jatuh 9,91% ke Rp 1.545, dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) terpangkas 7,63% ke Rp 8.475.
Ikuti DailyFX.ID
