— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada sesi pertama perdagangan, Senin (24/8/2026). Indeks tercatat turun 45,04 poin atau 0,69% ke level 6.480, dipicu oleh kombinasi sentimen negatif dari pasar global dan kekhawatiran domestik mengenai defisit transaksi berjalan.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan bahwa sentimen eksternal memburuk seiring dengan penurunan futures saham Amerika Serikat. Investor global bersikap hati-hati menjelang pengumuman Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengenai rencana pemberian sanksi tambahan terhadap Iran. Iran sebelumnya telah menyatakan bahwa ancaman sanksi tersebut tidak akan melemahkan negaranya, yang menambah ketidakpastian geopolitik di pasar keuangan global.

Selain isu geopolitik, pasar regional Asia juga mencermati perkembangan ekonomi China. Pelaku pasar menantikan pertemuan Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional pada 25-28 Agustus untuk mencari sinyal kebijakan ekonomi baru. Perhatian ini meningkat setelah sejumlah data ekonomi China menunjukkan kinerja yang mengecewakan, sehingga investor berharap pemerintah China akan mengeluarkan kebijakan tambahan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi.

Dari dalam negeri, tekanan terhadap IHSG hari ini datang dari kekhawatiran terhadap defisit transaksi berjalan yang diprediksi melebar ke level tertinggi sepanjang sejarah. Pilarmas menyebutkan pelebaran defisit ini terjadi seiring menyusutnya surplus barang dan meningkatnya biaya impor energi. Kondisi ini menjadi perhatian investor karena berpotensi meningkatkan tekanan terhadap posisi eksternal Indonesia dan memengaruhi sentimen terhadap pasar saham domestik.

Meskipun IHSG mengalami tekanan, beberapa saham berhasil bergerak positif. Lima saham dengan kenaikan terbesar pada sesi pertama perdagangan adalah PICO, CENT, SAFE, GRIA, dan POLU. Sebaliknya, saham yang mencatatkan penurunan terbesar meliputi MDIA, BLTZ, WMPP, CTBN, dan TAMU.

Di tengah kondisi pasar tersebut, Pilarmas merekomendasikan saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan rekomendasi beli. Pilarmas menetapkan support dan resistance untuk BRMS di level 690-870.