— PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk menyusun kajian ilmiah terkait pengembangan kawasan perkebunan dan pangan seluas 400 ribu hektare di Papua Selatan. Langkah ini diharapkan memastikan pengembangan lahan tidak bertentangan dengan kondisi alam, lingkungan, serta masyarakat setempat.

Kerja sama ini mencakup berbagai aspek penting dalam pengembangan sektor perkebunan dan pangan. Agrinas Palma dan Uncen sepakat untuk fokus pada kajian strategis, pengembangan riset dan teknologi, serta pendampingan ilmiah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas, menerapkan sistem budi daya berkelanjutan, mendorong hilirisasi agroindustri, memberdayakan petani, memperkuat tata kelola, serta memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Agrinas Palma, Bambang Agustian, menjelaskan bahwa kerja sama ini sangat penting untuk menyediakan dasar ilmiah yang kuat bagi setiap langkah pengembangan. “Kami ingin potensi di Papua Selatan dikembangkan dengan memperhatikan masyarakat setempat dan bermanfaat bagi daerah maupun negara,” ujar Bambang.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Uncen akan turut berkontribusi dengan menyusun kajian antropologi dan sosiologi. Kajian ini diharapkan memberikan pemahaman mendalam mengenai struktur sosial, nilai budaya, hak masyarakat adat, dan kebutuhan masyarakat lokal. Hal ini krusial agar rencana pengembangan kebun dapat selaras dengan kondisi sosial masyarakat di Papua Selatan.

Wakil Rektor IV Universitas Cenderawasih, Basir Rohrohmana, menyambut baik kerja sama ini. Ia menyatakan bahwa Uncen siap mendukung kajian dan penelitian yang dibutuhkan, termasuk melalui kajian antropologi dan sosiologi untuk memastikan rencana pengembangan memahami kondisi masyarakat Papua Selatan. “Kami berharap rencana pengembangan dapat memahami kondisi masyarakat Papua Selatan dan menghasilkan rekomendasi bermanfaat bagi mereka,” kata Basir.

Hasil dari kerja sama ini diharapkan dapat menjadi landasan pengambilan keputusan strategis dalam pengembangan di Papua Selatan. Jangka panjangnya, inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat pasokan bahan baku agroindustri, mendukung ketahanan pangan dan energi nasional, serta menciptakan peluang kerja dan kemitraan bagi masyarakat lokal.

Sebelumnya, Agrinas Palma juga menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir Agustus 2026. Bantuan tersebut disalurkan melalui Posko BP BUMN dan berkolaborasi dengan lembaga sosial di berbagai wilayah terdampak.

Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok, pemenuhan air bersih, tenda, genset, paket penerangan, serta dukungan psikososial bagi anak-anak. Penyaluran bantuan ini menjangkau sekitar 1.560 jiwa di sejumlah titik terdampak gempa. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat & TJSL Agrinas Palma, Moch Gatut Mukti, menyatakan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap generasi muda berprestasi di tengah kesulitan, Agrinas Palma juga memberikan tali asih kepada atlet anak berprestasi sepak bola di NTT. Salah satu penerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasihnya, mendoakan agar Agrinas Palma terus maju dan bermanfaat bagi masyarakat terdampak bencana.