DailyFX.ID — JAKARTA – PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) mengumumkan langkah strategis melalui akuisisi yang dilakukan oleh dua anak usahanya. PT Arkora Tenaga Matahari (ATM) dan PT Arjuna Hidro (AJ), yang merupakan bagian dari grup Arkora Hydro, berhasil menyelesaikan transaksi pembelian 100% saham PT Endorshine Energy Solution (EES).
Sekretaris Perusahaan Arkora Hydro, Ricky Hartono, menyampaikan bahwa proses akuisisi ini telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Pemberitahuan resmi diterima pada 24 Agustus 2026, dengan nomor surat AHU-AH.01.09-0393673 tertanggal 22 Agustus 2026, yang mengonfirmasi penerimaan perubahan data perseroan EES.
“Dengan dikeluarkannya Surat Penerimaan Pemberitahuan dari Menteri Hukum tersebut, maka pelaksanaan transaksi telah efektif dilaksanakan. Masing-masing ATM dan AJ kini menjadi pemegang saham EES dengan kepemilikan sebesar 99,99% dan 0,01%,” ujar Ricky dalam keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (26/8/2026). Dengan demikian, EES secara resmi menjadi anak perusahaan yang dikendalikan secara tidak langsung oleh Arkora Hydro.
Arkora Hydro sendiri memiliki kaitan erat dengan beberapa grup besar. Melalui PT Bina Pertiwi Energi, Grup Astra (ASII) memiliki 4,94% saham ARKO. Selain itu, PT Energi Prima Nusantara menguasai 26,55% saham ARKO. Tokoh bisnis Happy Hapsoro juga memiliki saham di ARKO, baik secara pribadi sebesar 2,04% maupun melalui perusahaannya PT Sentosa Bersama Mitra yang menggenggam 2,01% saham.
Perusahaan lain yang turut memiliki saham di Arkora Hydro adalah PT Star Pacific Tbk (LPLI) dari Grup Lippo, yang tercatat memiliki 3,53% saham emiten tersebut.
Ikuti DailyFX.ID
