— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan tren positif dengan dibuka menguat 18,31 poin atau 0,28% ke level 6.544 pada sesi pertama perdagangan Senin (24/8/2026). Penguatan ini melanjutkan reli yang telah berlangsung selama tiga hari beruntun. Sepanjang awal sesi, IHSG bergerak dalam rentang 6.535 hingga 6.551.

Pada menit-menit awal perdagangan, tercatat 973,7 juta saham telah ditransaksikan dengan nilai perdagangan mencapai Rp 446,97 miliar. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 79.626 kali. Dari total saham yang diperdagangkan, 309 saham mengalami kenaikan, sementara 127 saham terkoreksi dan 250 saham lainnya stagnan.

Analis Reliance Sekuritas memprediksi IHSG akan melanjutkan penguatannya hari ini, dengan perkiraan bergerak di antara level support 6.450 dan resistance 6.599. Prediksi ini didasarkan pada analisis teknikal. Candle terakhir IHSG membentuk pola doji, masih berada di atas rata-rata pergerakan 20 hari (MA20) dan MA5, serta indikator MACD menunjukkan golden cross. “Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami penguatan,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya.

Sementara itu, indeks saham Asia mayoritas terpantau melemah pada pagi ini. Indeks Nikkei 225 tercatat melemah 0,10% dan Indeks Kospi turun 0,69%.

Reliance Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk diperhatikan, yaitu BBRI, TPIA, BUMI, dan MDKA.

Saham Top Gainers

Di tengah penguatan IHSG, terdapat lima saham yang berhasil melonjak tinggi dan memimpin daftar saham dengan kenaikan terbesar (top gainers) di awal perdagangan sesi I. Kenaikan harga saham-saham ini bervariasi, mulai dari 7% hingga 32%.

Saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) menjadi yang teratas dengan lonjakan harga mencapai 32,12% ke level Rp 181. Diikuti oleh PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) yang melesat 14,29% ke Rp 128, dan PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) yang naik 12,5% ke Rp 135.

Selanjutnya, saham PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) mencatatkan kenaikan 11,73% ke Rp 200, dan PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) menguat 7,69% ke Rp 196.