— JAKARTA – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 24 Agustus 2026, diwarnai aksi jual bersih (net sell) investor asing senilai Rp 391,9 miliar pada sesi I. Namun, di tengah tren tersebut, investor asing justru menunjukkan minat beli (net buy) yang signifikan pada saham PT Timah Tbk (TINS).

Berdasarkan data yang dirilis Stockbit Sekuritas, aksi beli bersih investor asing untuk saham TINS mencapai Rp 82,4 miliar. Perhitungan ini didasarkan pada harga rata-rata saham TINS pada sesi I, dengan total volume transaksi sebanyak 19,8 juta saham.

Pergerakan positif saham TINS terjadi di pasar reguler. Hingga berita ini ditayangkan, saham TINS terpantau menguat 2,9% ke level Rp 4.150. Kenaikan ini melanjutkan tren positif dalam sebulan terakhir, di mana saham TINS telah melonjak 12,4%. Secara year-to-date (ytd), penguatan saham TINS bahkan mencapai 33,4%.

Data dari Bursa Efek Indonesia (IDX) mencatat total transaksi saham TINS mencapai 436 juta saham, dengan frekuensi sebanyak 36,3 ribu kali. Nilai transaksi keseluruhan tembus Rp 468,3 miliar.

Perdagangan pada Jumat, 21 Agustus 2026, juga menunjukkan minat investor asing terhadap TINS, dengan catatan net buy mencapai Rp 26,9 miliar.

Analis CGS International Sekuritas dalam catatannya untuk perdagangan Senin (24/8/2026) memproyeksikan target terdekat saham TINS berada di kisaran Rp 4.110 hingga Rp 4.190. Secara teknikal, area support saham TINS teridentifikasi pada level Rp 3.950.