DailyFX.ID — JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Kepresidenan pada Kamis (17/9/2026). Pertemuan ini berfokus pada pembahasan sejumlah isu strategis di sektor energi nasional.
Jajaran anggota DEN mulai berdatangan ke Istana Kepresidenan sekitar pukul 15.28 WIB. Beberapa pejabat penting yang turut hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri ESDM sekaligus Ketua Harian DEN Bahlil Lahadalia, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat. Turut hadir pula Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Keuangan Suahasil Nazara, bersama dengan perwakilan dari unsur pemangku kepentingan lainnya.
Ketua Harian DEN, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa rapat paripurna ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan dua kali dalam setahun dan dipimpin langsung oleh Presiden. “Ini menjadi agenda rutin karena dalam setahun dua kali sidang yang dipimpin oleh Bapak Presiden Prabowo dalam DEN. Selebihnya rapat-rapat lainnya itu dipimpin langsung oleh ketua harian,” ungkap Bahlil kepada awak media di Istana Kepresidenan, Kamis (17/9/2026).
Berbagai isu krusial sektor energi menjadi pokok bahasan, termasuk implementasi E20, yaitu bahan bakar campuran 20% bioetanol yang ditargetkan berlaku mulai 2028. “Bagian daripada itu (E20). Pasti kalau kita bicara tentang Dewan Energi Nasional, seluruh bagian menyangkut dengan energi akan menjadi pembahasan nantinya,” ujar Bahlil.
Pengelolaan Sampah dan Lingkungan
Selain isu energi, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyatakan bahwa pengelolaan sampah juga menjadi salah satu topik yang dibahas dalam rapat tersebut. Aspek lingkungan lainnya, termasuk perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), turut diagendakan.
“Kita ada urusan (pengelolaan) sampah, berhubungan dengan energi salah satu ya. Ada beberapa yang AMDAL-nya yang harus kita urus,” kata Jumhur.
Perkembangan Pembangkit Listrik
Jumhur menambahkan bahwa pembangunan sejumlah pembangkit listrik baru, termasuk pembangkit listrik tenaga panas bumi, juga menjadi bagian dari agenda pembahasan yang berkaitan dengan sektor energi.
Dewan Energi Nasional periode 2026-2030 dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 28 Januari 2026. Lembaga ini dipimpin langsung oleh Presiden, dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjabat sebagai Ketua Harian. Pelantikan tersebut mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 134 P Tahun 2025 dan Keppres Nomor 6 P Tahun 2026. DEN memiliki peran vital dalam merumuskan kebijakan energi nasional dan mengawasi implementasinya, guna mendukung program-program strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi.
Ikuti DailyFX.ID
