DailyFX.ID — JAKARTA – Volume transaksi saham PT Petrosea Tbk (PTRO) mengalami lonjakan drastis pada perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026. Sebanyak 134,78 juta saham emiten yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu tersebut ditransaksikan, dengan total nilai mencapai Rp 716,95 miliar.
Lonjakan ini sangat signifikan jika dibandingkan dengan rata-rata volume pergerakan harian saham PTRO. Mengacu pada data Stockbit Sekuritas, rata-rata volume pergerakan 20 hari (MA20) Petrosea hanya berkisar 59 juta saham. Kenaikan volume transaksi ini turut mendorong kenaikan harga saham PTRO sebesar 11,56%, mencapai level Rp 5.500.
Di sisi lain, MSCI pada 13 Agustus 2026 waktu Indonesia, secara resmi mengumumkan hasil tinjauan indeksnya untuk periode Agustus 2026. Dalam pengumuman tersebut, MSCI mengeluarkan sembilan saham dari perhitungan MSCI Global Small Cap Index Indonesia. Namun, PT Petrosea Tbk (PTRO) tidak termasuk dalam daftar emiten yang dikeluarkan.
Keputusan ini menegaskan bahwa Petrosea masih bertahan dalam jajaran indeks MSCI Global Small Cap. Sembilan emiten yang dikeluarkan dari indeks tersebut adalah Bank Jago (ARTO), Bukalapak.com (BUKA), Essa Industries Indonesia (ESSA), MD Entertainment (FILM), Medikaloka Hermina (HEAL), MNC Tourism Indonesia (KPIG), Raharja Energi Cepu (RATU), Semen Indonesia (SMGR), dan Transcoal Pacific (TCPI).
Sementara itu, MSCI juga melakukan penyesuaian dengan memasukkan saham Charoen Pokphan Indonesia (CPIN) ke dalam kategori Small Cap, yang sebelumnya berada di indeks Global Standard.
Ikuti DailyFX.ID
